Indeks Prestasi dan Kuota Beban Studi Semester

Aturan Akademik

(1) Keberhasilan pembelajaran mahasiswa diukur berdasarkan lndeks Prestasi atau IP, yaitu :

 

dengan:
NAM : Nilai Angka Mutu mata kuliah yang telah diambil sesuai Pasal 17 Ayat (9)
K : besaran SKS mata kuliah
n : jumlah mata kuliah yang telah diambil

(2) Ukuran keberhasilan pembelajaran dalam satu semester diukur dengan lndeks Prestasi Semester (IPS), yaitu IP yang dihitung dari semua mata kuliah pada suatu semester.
(3) Ukuran keberhasilan pembelajaran dalam satu tingkat diukur dengan lndeks Prestasi Tingkat (IPT), yaitu IP yang dihitung dari semua mata kuliah pada suatu tingkat/tahap.
(4) Ukuran keberhasilan pembelajaran secara keseluruhan diukur dengan lndeks Prestasi Kumulatif (IPK), yaitu IP yang dihitung dari semua mata kuliah yang sudah pernah diambil
dengan menggunakan nilai terakhir apabila suatu mata kuliah pernah diulang.
(5) Mahasiswa baru program sarjana pada Semester I diwajibkan mengambil seluruh/paket beban SKS mata kuliah yang diprogramkan pada Semester I.
(6) Kuota beban SKS maksimal yang boleh diambil pada program sarjana untuk Semester lll dan seterusnya didasarkan pada hasil IPS, yaitu :

IPS Beban Studi Maksimal
IPS < 1,00 15 SKS
1,00 ≤ IPS ≤ 3,00 20 SKS
IPS > 3,00 24 SKS

(7) Pengambilan setiap mata kuliah harus memperhatikan matakuliah prasyaratnya, dengan nilai matakuliah prasyarat harus memenuhi kriteria lulus sebagaimana Pasal 17 Ayat (10) dan (11).
(8) Pengambilan SKS untuk Kerja Praktik yang dilaksanakan pada masa liburan untuk mahasiswa program sarjana merupakan pengecualian (eksepsi) untuk tidak termasuk dalam ketentuan kuota beban SKS maksimal registrasi pada Ayat (6), sebagaimana dinyatakan pada Pasal 12 Ayat (2) huruf d.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *