Sidang Akademik

Aturan Akademik

(1) Sidang akademik adalah sidang majelis dosen yang dilaksanakan secara terjadwal oleh penyelenggara program pendidikan, yang dihadiri oleh ketua program, dosen wali dan para dosen pengajar, dengan membahas sejumlah agenda yang terkait evaluasi dan status studi mahasiswa, yaitu meliputi:
a. Rekomendasi penetapan status dan yudisium kelulusan studi mahasiswa
b. Rekomendasi usulan lulusan dengan Prestasi Terbaik Bidang Kemahasiswaan
c. Rekomendasi penetapan kelulusan tingkat/tahap studi
d. Rekomendasi mahasiswa yang diundurdirikan per tingkat
e. Rekomendasi mahasiswa yang diundurdirikan karena masa studi maksimal
f. Rekomendasi terhadap permohonan perpanjangan masa studi
g. Rekomendasi ujian khusus
h. Rekomendasi perubahan nilai matakuliah
i. Pelaporan status studi mahasiswa undur diri maupun yang tidak registrasi 2 (dua) semester berturut-turut (dianggap mengundurkan diri)
j. Pemantauan jumlah lulusan dan mahasiswa aktif per angkatan, drop out, dan undur diri
k. Pemantauan jumlah mahasiswa bermasalah dan solusinya (2) Sidang akademik dilaksanakan sedikitnya dalam periode setiap dua bulan, yaitu pada bulanbulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember.
(3) Sidang akademik untuk mahasiswa program studi di Fakultas dipimpin oleh Dekan dengan data yang disajikan oleh Ketua Program Studi.
(4) Sidang akademik untuk mahasiswa Tingkat-1/TPB pada Program Perkuliahan Dasar dan Umum (PPDU) dipimpin oleh Kepala Bagian Pelayanan Akademik dengan menghadirkan Dekan serta Ketua Program Studi terkait, dengan data yang disajikan oleh Kepala Bagaian Pelayanan Akademik.
(5) Pada jadwal yang ditentukan, mahasiswa diwajibkan mendaftarkan kepesertaannya dalam sidang akademik melalui Administrasi Fakultas/Departemen/Program dengan menyampaikan tujuan kepesertaan sebagaimana Ayat (1) setelah mendapatkan persetujuan dari Dosen Wali.
(6) Hasil rekomendasi penetapan sidang akademik oleh Pimpinan Sidang Akademik sebagaimana pada Ayat (4) dan (5) dilaporkan kepada Wakil Rektor I (Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama) untuk ditetapkan dalam Keputusan Rektor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *