Layanan Cuti Akademik

Pedoman Layanan

Prosedur ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses dan dokumen pengajuan permohonan cuti akademik, persetujuan, dan pengeluaran surat keputusan cuti akademik terkendali. Prosedur ini mencakup mulai dari proses pengajuan permohonan pengunduran diri, sampai penyiapan penerbitan SK Cuti Akademik.
1. Mahasiswa mengajukan cuti akademik kepada dosen wali, untuk dimintai persetujuan;
2. a. Apabila dosen wali dapat memberikan solusi untuk tidak melakukan cuti akademik maka mahasiswa berhenti pada tahap ini.
b. Apabila dosen wali menerima permohonan cuti akademik maka mahasiswa mengirimkan Form Permohonan cuti akademik dan disampaikan kepada dekan, setelah disetujui oleh orang tua, dosen wali, dan Kaprodi serta bebas dari seluruh kewajiban keuangan oleh bagian keuangan dan peminjaman buku perpustakaan.
c. Permohonan cuti hanya dapat dilakukan pada saat registrasi.
3. Dekan melalui LAA mengirimkan nota dinas permohonan cuti akademik mahasiswa yang telah disetujui oleh Kepala BPA dengan melampirkan permohonan cuti akademik.
4. Kepala Bagian Pelayanan Akademik menyetujui pengajuan cuti akademik
5. a. BPA memeriksa atau memastikan cuti tidak lebih dari 1 semester
b. BPA menyiapkan SK cuti akademik sesuai permohonan
c. BPA mengirimkan surat tersebut diatas kepada Wakil Rektor I
6. Ka. Bagian BPA memberikan paraf pada SK cuti akademik
7. Wakil Rektor I melakukan penandasahan SK cuti akademik
8. BPA mengirimkan laporan feedback ke Fakultas pengirim permohonan cuti akademik
9. LAA melakukan pemutakhiran data pada aplikasi akademik
10. Mahasiswa melakukan pembayaran biaya cuti akademik sesuai dengan ketentuan dan tarif yang berlaku
11. BPA menyerahkan SK cuti akademik kepada mahasiswa dengan menukarkan tanda bukti asli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *