Tata Krama Mahasiswa

Aturan Akademik

5.2.1 Tatakrama Menyampaikan Pendapat
1. Penyampaian pendapat tidak boleh mengganggu kegiatan Tridharma perguruan tinggi serta kegiatan lainnya yang ada di tingkat Perguruan Tinggi dan tidak menyinggung SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).
2 Mahasiswa yang menyampaikan pendapat wajib mentaati peraturan atau ketentuan yang berlaku.
3 Bentuk penyampaian pendapat dilakukan melalui dialog tatap muka dengan nuansa akademik yang dilengkapi dengan pendapat tertulis.
4 Bentuk penyampaian pendapat lain dapat dimungkinkan dengan tetap memprioritaskan dialog atau musyawarah.
5 Prosedur penyampaian pendapat:
a. Rencana penyampaian pendapat disampaikan secara tertulis kepada pimpinan yang berisi:
i. maksud dan tujuan
ii. topik atau permasalahan yang akan disampaikan
iii. penanggungjawab pelaksana
iv. peserta, waktu, tempat pelaksanaan, dan lama waktu yang diperlukan.
b. Rencana penyampaian pendapat diajukan minimal 2 hari sebelum penyampaian pendapat dilakukan
5.2.2 Tatakrama Pergaulan Mahasiswa
1.  Mengembangkan semangat kekeluargaan dan saling menghormati dengan tidak membedakan latar belakang sosial ekonomi, suku, agama, ras, dan antar golongan.
2 Mengembangkan kepekaan sosial, kesetiakawanan, dan solidaritas antarsesama.
3 Mengembangkan sikap sopan santun dalam berperilaku dan berpikir.
4 Menerapkan sopan santun dalam berkonsultasi, bertegur sapa, dan berkomunikasi dengan pimpinan/dosen/staf.
5 Menampilkan sikap hormat dan menghargai pimpinan/dosen/staf dengan menghindarkan berbicara atau bersenda gurau secara berlebihan di depan ruang kuliah atau ruang kantor sehingga menggangggu aktivitas perkuliahan dan kegiatan kedinasan lainnya.
6 Tidak melakukan pergaulan yang melanggar norma kesusilaan.
7 Tidak mengadu domba antara sesama mahasiswa, mahasiswa dengan dosen, dosen dengan dosen, atau dosen dengan atasannya.
5.2.3 Tatakrama Berkomunikasi
1. Tata krama mahasiswa terhadap unsur pimpinan/dosen/staf baik di prodi, fakultas, dan institut.
a. Mengenal unsur pimpinan/dosen/staf baik di tingkat prodi, fakultas, dan institut.
b. Memperhatikan dan mempelajari penjelasan-penjelasan yang diterima dari unsur pimpinan/dosen/staf baik di tingkat prodi, fakultas, dan institut.
c. Melaksanakan tugas-tugas yang diterima dari unsur pimpinan/ dosen/staf baik di tingkat prodi, fakultas, dan institut.
d. Menunjukkan sikap, tutur kata, dan perilaku sopan.
2. Tata krama mahasiswa terhadap dosen:
a. Mengenal dosen di lingkungannya.
b. Bersikap hormat dan santun kepada setiap dosen baik secara lisan maupun perbuatan.
c. Pertemuan konsultasi dengan dosen sebaiknya didasarkan pada perjanjian sebelum pertemuan dilakukan.
d. Ketika membuat janji dengan dosen melalui pesan teks atau menelpon, mahasiswa perlu memberitahukan identitas secara jelas.
e. Ketika mengirim pesan teks atau menelpon, mahasiswa harus memperhatikan norma dan etika.
f. Menjunjung tinggi kejujuran akademik.
g. Menunjukkan sikap, tutur kata, dan perilaku sopan.
3. Tata krama mahasiswa terhadap pegawai administrasi:
a. Mengenal pegawai administrasi sesuai dengan bidang dan tanggung
jawabnya.
b. Pada waktu memerlukan layanan, mahasiswa perlu memperhatikan
jam kerja dan memberitahukan identitas secara jelas.
c. Memberikan informasi secara jelas dan singkat tentang maksud
menemui pegawai administrasi.
d. Menunjukkan sikap, tutur kata, dan perilaku sopan.
4. Tata krama antarmahasiswa:
a. Bersikap saling menghargai dan bersopan santun dalam pergaulan.
b. Saling membantu dan tidak saling merugikan.
c. Tidak merendahkan mahasiswa lain.
d. Saling mengingatkan apabila ada teman yang berbuat kesalahan.
e. Menunjukkan sikap, tutur kata, dan perilaku sopan.

5.2.4 Tatakrama Berpenampilan
1. Berpakaian dan berpenampilan bersih, rapi, sopan, dan tidak berlebihan
yang sesuai dengan tempat, waktu dan situasi.
2. Mengenakan atasan berkerah, bawahan panjang, dan bersepatu.
3. Pada kegiatan upacara atau kegiatan khusus atau kegiatan olah raga atau
pada hari tertentu diharuskan mengikuti ketentuan pakaian beserta
kelengkapan yang berlaku.
5.2.5 Tatakrama Berorganisasi
1. Organisasi atau lembaga kemahasiswaan yang dapat diikuti adalah yang
sesuai dengan pedoman ITTelkom Surabaya.
2. Melaksanakan aktivitas dan program kemahasiswaan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku di ITTelkom Surabaya.
3. Memelihara hubungan baik antar organisasi kemahasiswaan di dalam
maupun di luar kampus.
4. Menempati sekretariat organisasi mahasiswa sesuai dengan peraturan atau
ketentuan yang berlaku.
5.2.6 Tatakrama Terhadap Lingkungan
1. Ikut serta memelihara fasilitas dan lingkungan kampus.
2. Ikut menjaga keamanan dan kebersihan taman, alat-alat, perabot kelas,
atau ruang kuliah serta mengaturnya kembali.
3. Ikut menjaga agar barang-barang milik kampus tetap baik.
4. Ikut menjaga kebersihan tempat ibadah dan tidak digunakan untuk
kegiatan yang tidak semestinya.

5. Tidak memarkir kendaraan di luar ketentuan yang berlaku.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *