Bab 1 Pengertian & Ketentuan Umum

BAB I PENGERTIAN DAN KETENTUAN UMUM
Pasal 1 Pengertian Umum

Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan:
(1) Institusi adalah ITTelkom Surabaya.
(2) Pimpinan institusi adalah Rektor dan para Wakil Rektor di ITTelkom Surabaya.
(3) Rektor adalah organ ITTelkom Surabaya yang memimpin penyelenggaraan dan pengelolaan ITTelkom Surabaya.
(4) Senat ITTelkom Surabaya yang selanjutnya disingkat Senat adalah badan normatif dan perwakilan di ITTelkom Surabaya yang menjalankan fungsi menyusun, merumuskan, menetapkan kebijakan, dan memberikan pertimbangan kepada Rektor dalam memimpin penyelenggaraan dan pengelolaan ITTelkom Surabaya.
(5) Fakultas adalah satuan manajemen sumberdaya yang menyelenggarakan dan mengelola pendidikan akademik pada satu/lebih dari satu rumpun disiplin ilmu sains, teknologi, rekayasa, dan matematika di ITTelkom Surabaya.
(6) Dekan adalah pimpinan Fakultas yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan Pendidikan di masing-masing Fakultas di lingkungan ITTelkom Surabaya, yang dibantu oleh Sekretaris Dekan.
(7) Senat Fakultas adalah badan normatif tertinggi di lingkungan Fakultas di ITTelkom Surabaya.
(8) Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, di ITTelkom Surabaya.
(9) Program Perkuliahan Dasar dan Umum adalah kegiatan pendidikan dan pembelajaran pada pendidikan akademik yang memberikan tugas khusus pengelolaan perkuliahan Tingkat-1 dan penyelenggaraan matakuliah dasar serta matakuliah umum di ITTelkom Surabaya.
(10) Ketua program studi (Kaprodi) adalah seorang dosen yang diberikan tugas dan tanggung jawab untuk memimpin penyelenggaraan Program Studi.
(11) Ketua Program Perkuliahan Dasar dan Umum adalah seorang dosen yang diberikan tugas dan tanggung jawab untuk memimpin penyelenggaraan Program Perkuliahan Dasar dan Umum.
(12) Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuan di ITTelkom Surabaya dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
(13) Dosen Wali adalah dosen yang ditetapkan menjadi penasehat akademik mahasiswa melalui Surat Keputusan Rektor atau Surat Keputusan Dekan Fakultas.
(14) Mahasiswa adalah peserta didik pada jenjang Perguruan Tinggi yang terdaftar dan belajar di ITTelkom Surabaya.
(15) Tridharma Perguruan Tinggi yang selanjutnya disebut Tridharma adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
(16) Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
(17) Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program sarjana yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia.
(18) Pendidikan Akademik adalah perguruan tinggi pada program sarjana yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan berbagai cabang keilmuan.
(19) Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
(20) Registrasi adalah proses administrasi akademik pada setiap awal semester yang ditujukan untuk mengesahkan status pencatatan administratif sebagai mahasiswa aktif dan mengesahkan rencana studi mahasiswa pada semester tersebut.
(21) Perwalian adalah proses konsultasi akademik seorang mahasiswa kepada seorang dosen yang ditugaskan sebagai Dosen Wali mahasiswa, dengan maksud mengarahkan mahasiswa selama melaksanakan studi di Institusi serta mendukung pengembangan atmosfer akademik yang kondusif bagi keberhasilan studi mahasiswa.
(22) Status mahasiswa adalah status pencatatan administratif mahasiswa pada suatu semester.
(23) Status mahasiswa aktif adalah status mahasiswa yang sedang melaksanakan studi dalam suatu semester berjalan.
(24) Status mahasiswa cuti adalah status mahasiswa yang sedang tidak aktif atau tidak melaksanakan kegiatan akademik apapun dalam satu semester.
(25) Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) adalah kartu identitas yang mengukuhkan pencatatan resmi seseorang sebagai mahasiswa Institusi yang diterbitkan dengan standar atribut dan pengaman tertentu. KTM memiliki masa berlaku berdasarkan ketentuan yang berlaku.
(26) Kartu Studi Mahasiswa (KSM) adalah kartu rencana studi yang wajib dimiliki oleh mahasiswa aktif Institusi, sebagai bukti sah bahwa proses registrasi mahasiswa pada suatu semester telah tuntas dilaksanakan. KSM dapat diunduh dan dicetak ketika mahasiswa melaksanakan registrasi pada awal semester. KSM dipergunakan sebagai acuan administratif dan berisi jadwal perkuliahan bagi seorang mahasiswa yang menempuh studi dalam suatu semester.
(27) Perubahan Rencana Studi (PRS) adalah proses pencatatan administratif mengenai perubahan terhadap rencana studi yang diambil oleh mahasiswa pada proses registrasi sebelumnya.
(28) Kartu Ujian adalah kartu bukti kepesertaan mahasiswa dalam ujian yang dilaksanakan di Institusi. Kartu Ujian berisi daftar jadwal serta ruang ujian mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa Institusi untuk digunakan sebagai acuan bagi pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) dan sekaligus sebagai kartu pencatatan kehadiran mahasiswa pada setiap ujian yang bersangkutan.
(29) Kurikulum adalah seperangkat rencana program pendidikan dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sebuah Institusi pendidikan.
(30) Kalender Pendidikan ITTelkom Surabaya adalah kalender yang ditetapkan oleh Rektor yang dipergunakan sebagai acuan keselarasan penjadwalan dengan mengakomodasikan seluruh kebutuhan kegiatan pendidikan di Institusi, kalender pendidikan nasional, serta hari-hari besar dan keagamaan serta cuti bersama nasional di Indonesia.
(31) Laporan Kemajuan Studi (LKS) adalah laporan hasil studi yang ditempuh mahasiswa dalam satu semester. LKS berisi daftar nilai matakuliah mutakhir serta catatan umpan balik dari dosen wali orang tua mahasiswa. Penyampaian LKS dimaksudkan agar perkembangan studi mahasiswa dan kemajuan sistem pengelolaan pendidikan dapat terpantau secara bertahap, dengan melibatkan peran partisipatif dari pihak keluarga/orang tua, sehingga dapat dievaluasi hal-hal
yang dapat mendukung peningkatan studi dan mencegah kegagalan studi mahasiswa.
(32) Kebebasan akademik adalah kebebasan yang dimiliki oleh seluruh Sivitas Akademika untuk mendalami dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Rekayasa, Sains, dan Matematika secara bertanggung jawab melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
(33) Kebebasan mimbar akademik adalah wewenang yang secara terbatas hanya dimiliki oleh guru besar dan/atau dosen dan/atau cendekia yang memiliki reputasi, otoritas, dan wibawa ilmiah untuk menyatakan secara terbuka dan bertanggung jawab mengenai sesuatu yang berkenaan dengan rumpun ilmu dan cabang ilmunya.
(34) Otonomi keilmuan adalah otonomi Sivitas Akademika pada suatu cabang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan/atau Seni dalam menemukan, mengembangkan, mengungkap, dan/atau mempertahankan kebenaran ilmiah menurut kaidah, metode keilmuan, dan budaya akademik.
(35) Suasana akademik adalah suasana kecendekiaan yang kondusif bagi pelaksaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan bagi proses transformasi ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang bermanfaat bagi pengembangan potensi Sivitas Akademika, kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, reputasi ITTelkom Surabaya.
(36) Sivitas Akademika adalah masyarakat akademik, terdiri dari komunitas dan/atau pribadi dosen dan mahasiswa yang memiliki tradisi ilmiah maupun kebebasan akademik dengan mengembangkan budaya akademik.
(37) Budaya akademik adalah seluruh sistem nilai, gagasan, norma, tindakan, dan karya yang bersumber dari Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni sesuai dengan asas pendidikan tinggi.

Pasal 2 Ketentuan Umum

(1) Seluruh ketentuan aturan dalam keputusan ini tidak bertentangan dan sejalan dengan seluruh ketentuan aturan ITTelkom Surabaya serta ketentuan aturan dan perundangan yang berlaku secara nasional di lingkungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(2) Seluruh ketentuan aturan dalam keputusan ini berlaku bagi seluruh mahasiswa dan penyelenggaraan pendidikan di ITTelkom Surabaya

(3) Seluruh dosen yang ditugaskan untuk mengampu penyelenggaraan akademik memenuhi atau melebihi ketentuan-ketentuan kualifikasi minimum dan kewenangan yang telah diatur dalam regulasi dan standar nasional pendidikan tinggi di Indonesia, dengan penyesuaian seperlunya untuk keadaan di ITTelkom Surabaya.

(4) Seluruh penyelenggaraan akademik harus selalu tercatat secara terintegrasi dalam sistem informasi akademik ITTelkom Surabaya sesuai ketentuan regulasi nasional serta dilaporkan secara berkala dengan benar, akurat, transparan, dan akuntabel ke sistem informasi akademik nasional pada kementerian yang membidangi pembinaan pendidikan tinggi.