Bentuk-Bentuk Pengembangan Suasana Akademik

(1) Suasana akademik di ITTelkom Surabaya dikembangkan melalui berbagai interaksi akademik antar-sivitas akademika, yaitu antar-dosen, antara dosen dengan mahasiswa, antarmahasiswa, dan antara sivitas akademik dengan akademisi atau praktisi eksternal serta masyarakat, termasuk orangtua mahasiswa. (2) lnteraksi akademik antar-dosen dalam pengembangan suasana akademik meliputi: a. Rapat Tinjauan Manajemen Penyelenggaraan Pendidikan, berupa pertemuan para dosen di tingkat […]

Baca Lebih Lengkap

Hakikat Suasana Akademik

(1) ITTelkom Surabaya mendorong terciptanya kehidupan akademik dalam suasana kecendekiaan yang kondusif bagi pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan bagi proses transformasi keilmuan yang bermanfaat bagi pengembangan sivitas akademika, kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, dan reputasi ITTelkom Surabaya. (2) Proses-proses akademik di ITTelkom Surabaya bercirikan diskursus yang aktif dan makmur antar-sivitas akademika, sehingga terwujud suasana […]

Baca Lebih Lengkap

Pengembangan Budaya Akademik

(1) Pengembangan budaya akademik dilakukan melalui interaksi sosial yang tidak membedakan suku, agama, ras, antargolongan, gender, kedudukan sosial, tingkat kemampuan ekonomi, dan aliran politik serta madzhab pemikiran. (2) lnteraksi sosial sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) dilakukan dalam proses-proses pembelajaran, pencarian kebenaran ilmiah, penguasaan dan/atau pengembangan keilmuan serta pengembangan Institusi sebagai lembaga ilmiah. (3) Sivitas akademika […]

Baca Lebih Lengkap

Pelaksanaan Otonomi Keilmuan

(1) ITTelkom Surabaya mendukung otonomi keilmuan yang dimiliki oleh sivitas akademika pada suatu cabang ilmu pengetahuan, teknologi, manajemen dan/atau seni dan desain dalam menemukan, mengembangkan, mengungkap, dan/atau mempertahankan kebenaran ilmiah menurut kaidah, metode keilmuan, dan budaya akademik. (2) Dalam pelaksanaan otonomi keilmuan sebagaimana dimaksud pada Ayat (1), sivitas akademika mempertimbangkan kesesuaiannya dengan cabang ilmu pengetahuan, […]

Baca Lebih Lengkap

Pelaksanaan Kebebasan Mimbar Akademik

(1) ITTelkom Surabaya memberikan wewenang secara terbatas hanya kepada Guru Besar dan/atau dosen dan/atau cendekia yang memiliki reputasi, otoritas, dan wibawa ilmiah untuk menyatakan secara terbuka dan bertanggungjawab mengenai sesuatu yang berkenaan dengan rumpun dan cabang ilmunya. (2) Kebebasan mimbar akademik diberikan kepada Guru Besar dan/atau dosen dan/atau cendekia yang memiliki reputasi, otoritas, dan wibawa […]

Baca Lebih Lengkap

Pelaksanaan Kebebasan Akademik

(1) Kebebasan akademik merupakan asas yang mendorong berlangsungnya proses-proses penelitian, debat, pembelajaran dan publikasi ilmiah yang tidak terbelenggu di perguruan tinggi. Kebebasan tersebut menjadi watak suatu komunitas sivitas akademika ITTelkom Surabaya. (2) ITTelkom Surabaya memberikan kebebasan akademik kepada sivitas akademika. Maksudnya, ITTelkom Surabaya mendukung kebebasan dosen dan mahasiswa untuk membuat pernyataan pernyataan dalam pengajaran, melakukan […]

Baca Lebih Lengkap

Hakikat Kebebasan Akademik, Kebebasan Mimbar Akademik dan Otonomi Kelimuan

(1) Dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, manajemen dan seni di ITTelkom Surabaya berlaku kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan yang merupakan elemen-elemen budaya akademik bagi seluruh sivitas akademika dalam menjaga harkat, martabat, dan marwah ITTelkom Surabaya, serta dalam pelaksanakan misi untuk mencapai visi Institusi. (2) Pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, manajemen […]

Baca Lebih Lengkap

Mahasiswa Percobaan

(1) Mahasiswa Percobaan adalah status pemantauan khusus yang diberlakukan kepada mahasiswa selama satu atau dua semester, karena hal-hal sebagai berikut: a. Disetujui melanjutkan studi setelah semester sebelumnya mencapai prestasi akademik di bawah Kinerja Studi Minimal sesuai Pasal 18 (masa percobaan satu semester); b. Disetujui melanjutkan studi setelah mengambil cuti akademik selama satu atau dua semester […]

Baca Lebih Lengkap

Mahasiswa Tidak Registrasi dan Terkena Sanksi Skorsing

(1) Mahasiswa tidak registrasi (mangkir) adalah mahasiswa yang tidak melaksanakan herregistrasi sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan pada awal semester, sehingga tidak tercatat sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan. (2) Mahasiswa terkena sanksi skorsing adalah mahasiswa yang statusnya sebagai mahasiswa sedang dibekukan akibat terkena sanksi pelanggaran akademik dan atau non-akademik selama 1 (satu) […]

Baca Lebih Lengkap

Cuti Akademik

(1) Cuti Akademik adalah ijin yang diberikan oleh Rektor bagi mahasiswa untuk tidak mengikuti seluruh kegiatan akademik dalam waktu 1 (satu) atau 2 (dua) semester berturut-turut. (2) Cuti Akademik tidak mengakibatkan bertambahnya batas masa studi maksimal. (3) Syarat seorang mahasiswa untuk dapat mengajukan permohonan Cuti Akademik adalah: a. Menderita sakit yang memerlukan perawatan cukup lama, […]

Baca Lebih Lengkap